Jumat, 04 Maret 2016

TOR KEGIATAN BIMBINGAN TEKNIK (BIMTEK) 2010


TOR
KEGIATAN BIMBINGAN TEKNIK (BIMTEK) PENGUATAN KOMPETENSI DALAM MENDISAIN PEMBELAJARAN UNTUK GURU SMP/SMA/SMK - DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN PASURUAN
November  2010

A.      RASIONAL  
Implementasi KTSP, sebagai bagian dari upaya pemerintah memperbaiki kualitas pendidikan di Indonesia telah ditetapkan dan dimulai Tahun 2006. KTSP merupakan perwujudan dari pemberian otonomi daerah dan sekolah (satuan pendidikan) di dalam penyelenggaraan pendidikan. Ini artinya sudah 5 tahun KTSP dikembangkan dan dijalankan di sekolah. Namun demikian berdasarkan pantauan secara langsung atau tidak langsung berbagai pihak, termasuk Tim Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan dan Tim Monev dan Pendamping Lesson Study FMIPA UM ditemukan, bahwa pada umumnya masih banyak guru yang mengalami kesulitan atau belum mampu mengimplementasikan KTSP dalam pembelajaran di kelas. Hal ini antara lain disebabkan karena sekolah dan guru biasanya menerima kurikulum jadi secara langsung dari pusat, sementara KTSP merupakan kurikulum yang harus disusun sendiri oleh satuan pendidikan dengan memperhatikan kondisi, potensi dan karakteristik sekolah dan daerah.
Dalam implementasi KTSP, khususnya dalam pembelajaran di kelas, guru disarankan menggunakan pendekatan dan metode pembelajaran yang lebih mengacu pada filosofi konstruktivistik dan pendekatan kontekstual. Hal ini tentu saja sangat berbeda dengan era sebelumnya, dimana guru menjadi sentral dari pembelajaran. Matei ajar lebih banyak diberikan secara verbal sebagi paket pengetahuan. Namun kini siswa harus dijadikan subjek belajar yang harus mengkonstruk pengetahuan dan pengalamanya dengan fasilitasi guru. Dari hasil pemantauan melalui kegiatan Lesson Study ternyata banyak guru yang belum mampu menyusun silabus dan RPP. Kedua perangkat tersebut terkait dengan kemampuan menyusun/mengembangkan disain (rancangan) pembelajaran. RPP tidak selalu sama dengan rancangan pembelajaran, namun hanya merupakan bagian dari rancangan pembelajaran. Selama ini guru dalam mengembangkan silabus dan RPP guru kurang memperhatikan pertimbangan-pertimbangan karakteristik materi, kemampuan siswa dan ketersediaan media/sumber belajar pendukungnya. Akibatnya banyak RPP  yang tidak dijalankan di kelas namun hanya sebagai bukti administrative belaka.
Berdasarkan rasional tersebut, BIMTEK ini diadakan dalam rangka memberikan bantuan kepada para guru dalam menyusun disain dan rencana pembelajaran beserta perangkatnya melalui bantuan fasilitasi dari narasumber/fasilitator, khusus dari LPTK.   

B.      TUJUAN BINTEK
BINTEK ini dilaksanakan untuk mencapai tujuan sebagai berikut.
1)      Menguatkan pemahaman dan implementasi KTSP bagi para guru SMP/SMA/SMK di Kabupaten Pasuruan;
2)      Meningkatkan keterampilan guru dalam mengembangkan disain pembelajaran yang sesuai untuk implementasi KTSP dengan mengakomodasi karakteristik dan potensi daerah;
3)      membantu guru dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang mengutamakan aktivitas dan kreativitas siswa dalam kegiatan pembelajaran dengan mengakomodasi filosofi konstruktivistik dan pendekatan kontekstual, serta mengikuti rambu-rambu yang ada dalam Standar Proses (Permen Diknas No. 41); dan
4)      membantu guru menyusun perangkat pendukung RPP, seperti LKS, media pembelajaran dan instrumen evaluasi/asesmen.

C.      HASIL YANG DITARGETKAN
Melalui kegiatan ini diharapkan:
1)      Para guru memahami dan mampu menerapkan KTSP dalam praktik pembelajaran riil di kelas, bukan sekedar dokumen KTSP.
2)      Setiap guru akan menghasilkan satu contoh disain pembelajaran yang sesuai KTSP dengan rambu-rambu sebagai berikut.
a.       Dalam disain minimal memuat bagian-bagian berikut:
1)      Identitas Mata Pelajaran dan Sekolah
2)      Alokasi waktu untuk 1 SK/KD
3)      Analisis Kurikulum (gambaran isi topik, keterkaitan antar jenjang/kelas, indikator kompetensi)
4)      Analisis Situasi dan Kondisi Siswa/Sekolah
5)      Silabus sederhana
6)      RPP untu satu kali pertemuan atau untuk seluruh pertemuan dalam satu SK/KD.
7)      Perangkat pendudkung untuk melaksanakan scenario pembelajaran dalam RPP
b.      Suatu bagian/penggalan silabus (1 SK/KD) yang menggambarkan rancangan guru dalam mengembangkan kompetensi siswa secara bertahap dan berkelanjutan;
c.       Sebuah RPP yang lengkap dan operasional, serta sesuai dengan Standar Proses (1 KD atau satu topik pembelajaran);
d.      Satu contoh perangkat pendukung RPP seperti LKS yang sesuai dengan topik pembelajaran, materi ajar (hand out) atau unit media pembelajaran; dan satu perangkat instrument untuk evaluasi/tes atau dan instrumen untuk asesmen.
3)      Perangkat persiapan pembelajaran untuk satu topik pembelajaran yang telah divalidasi/direviu oleh dosen/narasumber/fasilitator dan siap dipakai untuk open class pada Semester II 2011/2012 di MGMP atau sekolah.
4)      Contoh format sederhana untuk menyusun disain pembelajaran yang dimaksud dapat dilihat dalam lampiran.
5)      Format RPP dan cara penyajiannya dapat disesuaikan dengan karakter bidang study, yang terpenting scenario pembelajaran yang dirancang dapat menghasilkan pembelajaran yang efektif untuk mencapai tujuan pembelajaran (ranah kognitif, afektif, psikomotorik yang proporsional) dan mengembangkan kompetensi siswa.

D.      SASARAN
Sasaran Kegiatan BIMTEK Tahun 2011 ini adalah para guru SMP, SMA dan SMK  di wilayah Kabupaten Pasuruan yang telah ditentukan oleh masing-masing sekolah. Peserta dari setiap mata pelajaran dan setiap jenjang pendidikan akan dijadikan satu kelas pelatihan. Oleh karena itu narasumber dan fasilitator diharapkan dapat menyesuaikan strategi penyajian dan pembimbingan.

E.       NARASUMBER/Fasiltator
Narasumber utama dalam kegiatan BIMTEK Tahun 2011 ini adalah para dosen senior yang sudah cukup berpengalaman dalam pembimbingan guru dalam mengembangkan KTSP, khususnya dalam menyusun Disain Pembelajaran. Narasumber berasal dari setiap Jurusan/Prodi di Lingkungan Universitas Negeri Malang. Selain itu dalam kegiatan ini juga dihadirkan fasilitator Pengawas Sekolah/Kepala Sekolah yang akan mendampingi para guru peserta BIMTEK dalam penyusunan contoh perangkat pembelajaran.

F.       JADWAL
Kegiatan BIMTEK ini akan dilakukan secara bertahap atau bergilir untuk setiap dua mata pelajaran. Tanggal pelaksanaan dan susunan acara kegiatan per tahap beserta daftar narasumbernya dapat dilihat pada tabel Berikut ini.


G.     RAMBU-RAMBU PENYAJIAN MATERI DAN PEMBIMBINGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN
Agar kegiatan BIMTEK mencapai tujuan yang diharapkan maka para narasumber diharapkan mempersiapkan diri dan memperhatikan rambu-rambu berikut ini.
1.       Dalam sesi penyajian materi penyegaran KTSP (hakikat, semangat, landasan filosofis dan pendekatan dan tujuan implementasi KTSP) diharapkan para narasumber memberikan wawasan kepada guru tentang:
a)      Hakikat Perubahan Kurikulum menjadi KTSP;
b)      Pendekatan multistrategi dan multimedia dalam KTSP
(waktu sekitar 15-30 menit)
2.       Penjelasan tentang prinsip dan langkah mengembangkan disain pembelajaran (45 menit), dan mengacu pada buku “Panduan Peningkatan PBM” dari PELITA JICA.
3.       Berikan pengantar tentang rambu-rambu penysusunan silabus dan RPP sesuai dengan standar pendidikan yang telah disusun oleh BNSP dan ditetapkan dengan Permen Diknas, seperti Standar Isi dan Standar Kompetensi (Permen Diknas No. 22 dan 23), Standar Proses (Permen Diknas No. 41), dan Standar Penilaian, dll.
4.       Di dalam penyusunan RPP, guru membutuhkan bantuan antara lain:
a)      Menganalisis kurikulum (SI dan SKL)
b)      Menyusun indikator dan tujuan pembelajaran untuk mengakomodasi SK dan KD serta tidak melupakan tujuan pendidikan secara umum dan standar kompetensi lulusan pada jejang pendidikan dan matapelajaran yang sesuai (Baca Dokumen SI dan SKL). Pastikan bahwa struktur rumusan kalimat indikator pencapaian tujuan pembelajaran dan rumusan kalimat tujuan pembelajaran sudah tepat.
c)       Menganalisis materi ajar yang esensial (untuk dituliskan poin-poinnya dalam RPP), bukan hanya judul topik atau materi ajar. Materi esensial inilah yang harus dipelajari siswa dengan fasilitasi guru menggunakan metose/strategi belajar yang dipilih oleh guru.
d)      Dalam menyusun RPP, Standar Proses menyarakan guru hanya menuliskan metode pembelajaran, bukan model atau pendekatan. Karena masih banyak guru yang bingung tentang filosofi, pendekatan, metode, model, dan strategi pembelajaran, berikan penjelasan dan kedudukan dari masing-masing terminologi ini secara tepat. SI dan SKL menyarankan agar dalam pembelajaran guru menggunakan pendekatan MULTISTRATEGI dan MULTIMEDIA (Baca SI dan SKL). Pastikan mereka tidak bingung lagi dan dapat menggunakannya secara  tepat.
e)      Berikan wawasan tentan beberapa metode pembelajaran yang saat ini disarankan kurikulum dan implementasinya dalam penyusunan RPP.
f)       Ketika guru memilih satu atau beberapa metode dalam menyusun RPP untuk sebuah pembelajaran, maka pastikan bahwa sintaks atau langkah-langkah pembelajaran yang ditulis dalam RPP sesuai atau menggambarkan implementasi dari metode/strategi yang dipilih.
g)      Susunlah langkah-langkah pembelajaran tersebut secara operasional dan berfokus pada mendeskripsikan kegiatan belajar guru bukan menjelaskan tindakan. Tindakan diterangkan pada bagian “bantuan/fasilitasi” yang dibrikan guru terkait dengan kegiatan belajar siswa kemungkinan hasil atau kendalanya.  Sebagai contoh:
Misal pada kegiatan apersepsi “siswa menyimak cerita guru tentang laut mati”, melalui kegiatan ini diharapkan siswa dapat menemukan pertanyaan “mengapa orang bisa terapung di laut mati?”. Jika siswa kesulitan menemukan masalan bantuan apa yang akan diberikan oleh guru? Misalnya dengan member pertanyaan pengarah, maka tuliskan pertantanyaan tersebut. Begitu seterusnya, sampai pada kegiatan inti dan penutup. Contoh lain, guru siswa merumuskan kesimpulan berdasarkan data dengan mimbingan guru, maka tuliskan dalam RPP bunyi kesimpulan yang diharapkan dirumuskan siswa dari pembelajaran hari itu. Misal: “tingginya kadar di laut menyebabkan masa jenis air lebih tinggi”.
h)      Standar Proses menyarankan bahwa dalam pelaksanaan pembelajaran, minimal guru harus melakukannya dengan langkah-langkah pokok yang mengacu pada siklus belajar, yakni eksplorasi, eksplanasi dan elaborasi atau konfirmasi.  Tiga istilah tersebut tidak harus ditulis secara eksplisit, nama langkah-langkah pembelajaran yang disusun mencerminkan tiga tahapan proses belajar tersebut.
i)        Di dalam RPP guru bukan hanya menuliskan metode/teknik evaluasi, tetapi juga menuliskan instrumen asesmen atau evaluasinya, seperti soal dengan kunci jawabannya, atau berupa rubrik untuk asesmen kinerja, dll.
j)        Di dalam menyusun LKS (jika dibutuhkan) untuk melengkapi RPP maka pastikan bahwa LKS tidak hanya berisi kalimat-kalimat pertanyaan yang akan dijawab siswa melalui membaca atau mencari jawaban di buku teks, tetapi berupa sajian sebuah “kasus” yang harus dipecahkan oleh siswa atau langkah-langkah kerja. Pastikan dengan LKS ini siswa akan bekerja secara kelompok atau individual dalam mengembangkan kemampuan berpikir dan mengasai konsepnya. Jelas ini tidak mudah, guru membutuhkan bantuan kreatif dari dosen narasumber atau fasilitator. Ingat, LKS di Indonesia pada umumnya hanya berupa pertanyaan….! Yang kemudian dapat diisi oleh siswa hanya dengan membuka dan membaca buku teksnya. Apakah ini membuat mereka aktif mengembangkan kemampuan berpikir dan berkreasi…???
5.       Diharapkan dengan berlatih menyusun perangkat pembelajaran yang lengkap dan operasional dalam mengakomodasi implementasi KTSP ini, maka salah satu bagian kompetensi pedagogis guru akan berkembang.
6.       Perlu kami ingatkan bahwa BIMTEK kali ini bukan untuk pengayaan materi atau konsep bidang studi yang terkait dengan kompetensi professional, walaupun kami menyadari masih ada guru yang penguasaan konsep bidang studinya masih rendah. Tentang hal ini akan dilakukan pada kesempatan yang lain.

H.     PENUTUP
Disadari bahwa matei BINTEK ini belum seluruhnya mencakup atau memenuhi kebutuhan untuk pengembangan seluruh kompetensi guru. Oleh karena itu setelah disain dan perangkat pembelajaran disusun dilanjutkan dengan berlatih menyajikannya dalam bentuk pembelajaran riil melalui open class di MGMP/sekolah. Oleh karena di lain kesempatan, pihak Dinas Pendidikan Kab. Pasuruan akan mencoba terus melanjutkan kegiatan BIMTEK ini dengan lebih efektif dan efesien, sesuai dengan kebutuah guru di sekolah.  Mudah-mudahan Allah swt, Tuhan Yang Maha Kuasa, meridloi dan memberikan jalan kemudahan. Amiin.

Terima kasih kepada seluruh narasumber dan fasilitator yang telah mempersiapkan diri dengan tenaga, pikiran, dan segala kemampuannya, Semoga menjadi amal ibadah yang berlipat pahalanya di bulan yang suci ini. Amiin.


Ibr-UM


DAFTAR NARASUMBER
BINTEK GURU SMP/SMA/SMK DINAS PENDIDIKAN KAB. PASURUAN
Hotel Rotal View Tretes, 2011

Jadwal Bintek Mapel Guru SMP+SMA/SMK

HARI                       :    I

TANGGAL                :           2011

No
PUKUL
MATERI/KEGIATAN
KETERANGAN






1
12.00 – 13.00 WIB
CHEK IN PESERTA
Panitia

2
13.30 – 14.30 WIB
PEMBUKAAN
Panitia

3
14.30 – 15.00 WIB
Penjelasan Teknis Kegiatan
Panitia


15.00 – 15.30 WIB
Istirahat


4
15.30 – 17.00 WIB
Review Pengembangan Silabus
Dinas Pendidikan


17.00 – 19.00 WIB
-- ISHOMA --


5
19.00 – 21.00 WIB
Peningkatan Pemahaman Pengembangan Kurikulum
Dosen UM













HARI                       :  II

TANGGAL                :     ..... Nopember   2011

No
PUKUL
MATERI/KEGIATAN
KETERANGAN






1
07.30 - 09.00 WIB
Praktek Penyusunan RPP
Dosen UM/TPK

2
09.00 – 09.30 WIB
Istirahat
Panitia

3
09.30 – 11.00 WIB
Presentasi dan Diskusi
TPK/Fsilitator

4
11.00 – 11.45 WIB
Penutupan
Panitia
















No.
Hari/Tanggal
Mata Pelajaran


1
Selasa- Rabu
Fisika
Dr. Ibrohim, M.Si
Drs. Yoyok Adisetyo L., M.Si

15 - 16 Nop 2011
Matematika

Ir. Hendro Permadi, M.T
2
Rabu - Kamis
Biologi
Dr. Ibrohim, M.Si
Dra. Eko Sri Sulasmi, M.S

16 - 17 Nop 2011
Kimia

Drs. M. Darsono Sigit, M.Pd
3
Kamis - Jumat
Bahasa Indonesia
Dr. Heri Suwignyo


17 - 18 Nop 2011
Bahsa Inggris


4
Jumat - Sabtu
Geografi



18 - 19 Nop 2011
Ekonomi


5
Sabtu - Minggu
Sejarah/Sosiologi



 3 - 4 Des 2011
PKn


6
Minggu -Senin
Seni



 4 - 5 Des 2011
TIK


7
Senin- Selasa
PAI



 5 - 6 Des 2011
Bahasa Daerah


8
Selasa- Rabu
Penjaskes



 9 - 10 Des 2011






FORMAT
DESAIN PEMBELAJARAN

A.      IDENTITAS
Mata Pelajaran         : ___________________
Kelas                             : ___________________
Sekolah                        : ___________________
Semester                    : ___________________
Alokasi waktu           : ___________________ ( … jam pelajran)

B.      ANALISIS KURIKULUM
Gambaran Isi topic:

Keterkaitan antar jenjang/kelas:

Indikator kompetensi:


C.      ANALISIS SITUASI DAN KONDISI SISWA
Tingkat pemahaman/minat:


Ketersediaan sarana/media/sumber belajar pendukung:


D.      SILABUS SEDERHANA
Contoh: EKOSISTEM (6 x 40 menit)
Pertemuan ke  dan  alokasi waktu
Indikator Kompetensi
Kegiatan Belajar
 Materi ajar
Teknik Penilaian
I
(2 x 40 menit)
1)    Mengidentifikasi komponen abiotik  dan biotic ekosistem kebun sekolah secara cermat
2)    Mengukur/menghitung setiap komponen ekosistem sesuai kerersedian alat/media
3)    Membuat daftar komponen biotik dan abiotik dari ekosistem kebun sekolah
4)    Mendiskusikan hubungan antar komponen biotik dan abiotik
5)    Mendeskripsikan pengertian ekosistem secara sederhana

·   Pengamatan Ekosistem Kebun Sekolah

·   Bediskusi untuk:

menyusun tabel

menganalisis bentuk hubungan antar faktor biotik dan abiotik

merumuskan pengertian ekosistem
Komponen ekosistem
Mengobservasi keterampilan mengamati dan membuat tabel data

Menganlisis Jumlah/variasi dan ketepatan deskripsi bentuk-bentuk hubungan antar komponen biotik dan abiotik

Mengalisis ketepatan pengertian yang dibuat oleh siswa





II – 2 x 40 menit
6)    Menyusun beberapa rantai makanan berdasarkan jenis hewan dan tumbuha yang ditemukan di kebun sekolah
7)    Menyusun jarring makanan beradasarkan rantai yang telah dibuat
Mengamati hubungan makan antara hewan dan tumbuhan yang ada di kebun

Menduga hubungan makan pada beberapa jenis tumbuhan dan hewan

Berdiskusi untuk menyusun beberapa rantai dan jarring makanan yang ada di ekosistem kebun sekolah
Rantai dan Jaring makana makanan
Mengobservasi kesungguhan dan keterampilan mengamati hubungan makan antara tumbuhan dan hewan di kebun

Menganlisis ketepatan jarring dan rantai makanan yang disusun.





III – 2 x 40 menit
8)       Menysun piramida ekologi berdasarkan hasil pengamatan ekosistem kebun sekolah

9)       Mendeskripsikan hubungan konsep jarring makanan dengan kestabilan ekosistem
Berdiskusi untuk: menyusun piramida ekologi berdasarkan perkiraan biomasa masing-masing tingakatn tropfik

Membuat/deskripsi  atau simpulan hubungan antara jarring makanan dan kestabilan ekosistem
Kestabilan ekosistem Ekosistem
Ketepatan piramida yang disusun

Ketepatan deskripsi hubungan antara jarring makanan dan kestabilan ekosistem.



E.       RPP UNTUK PERTEMUAN
Susunlah RPP dengan perangkat pendukungnya untuk satu kali pertemuan dalam bentuk kegiatan open class/Lesson StudyS

Tidak ada komentar:

Posting Komentar